LEARNING OUTCOMES (KOMPETENSI LULUSAN)

Isi: 
LEARNING OUTCOMES
 

Rumusan capaian pembelajaran lulusan mengacu pada deskripsi capaian pembelajaran lulusan KKNI.

  1. Sikap

Sikap merupakan perilaku benar dan berbudaya sebagai hasil dari internalisasi dan aktualisasi nilai dan norma yang tercermin dalam kehidupan spiritual dan sosial melalui proses pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran.

Setiap lulusan program studi pendidikan sosiologi harus memiliki sikap sebagai berikut:

  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;
  3. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
  4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
  6. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
  7. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
  8. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
  9. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan;
  10. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.

 

  1. Pengetahuan

Pengetahuan merupakan penguasaan konsep, teori, metode, dan/atau falsafah bidang ilmu prodi secara sistematis yang diperoleh melalui penalaran dalam proses pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran. Kompetensi pengetahuan lulusan program studi pendidikan sosiologi mencakup:

  1. Penguasaan teori/konsep Sosiologi dasar dan penggunaannya dalam analisa sosial kemasyarakatan di Indonesia terkini seperti struktur dan budaya masyarakat Indonesia, perkembangan masyarakat, perubahan sosial budaya; 
  2. Penguasaan metode penelitian sosial kuantitatif dan kualitatif serta penggunaannya dalam analisis perkembangan masyarakat terkini;
  3. Penguasaan teori/konsep pendidikan dan penggunaannya dalam kebijakan dan praktik sistem pendidikan nasional;
  4. Penguasaan teori/konsep keterampilan proses pembelajaan Sosiologi di sekolah menengah tingkat atas.

 

  1. Keterampilan Umum dan Keterampilan Khusus

Keterampilan merupakan kemampuan melakukan unjuk kerja dengan menggunakan konsep, teori, metode, bahan, dan/atau instrumen, yang diperoleh melalui pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran, mencakup: ketrampilan umum dan ketrampilan khusus.

Keterampilan umum sebagai kemampuan kerja umum yang wajib dimiliki oleh setiap lulusan dalam rangka menjamin kesetaraan kemampuan lulusan sesuai tingkat program dan jenis pendidikan tinggi, mencakup:

  1. Kemampuan melakukan penerapan ilmu pengetahuan dan/atau teknologi, melalui penalaran ilmiah, dengan menggunakan pemikiran logis, kritis dan inovatif;
  2. Kemampuan melakukan pengkajian pengetahuan dan/atau teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah untuk menghasilkan solusi dan/atau gagasan, menyusun deskripsi saintifik dalam bentuk skripsi/laporan tugas akhir dan mengunggahnya dalam lama perguruan tinggi;  
  3. Kemampuan mengkomunikasikan informasi dan ide melalui berbagai media kepada masyarakat sesuai dengan bidang keahliannya;
  4. Kemampuan mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;
  5. Kemampuan menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan terukur;
  6. Kemampuan bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja individu atau kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada dibawah tanggungjawabnya;
  7. Kemampuan memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya;
  8. Kemampuan menjadi penggerak perubahan dalam rangka pemberdayaan dan pendampingan masyarakat melalui inisiatif mandiri dan pengorganisasian kegiatan sosial kemasyarakatan;
  9. Kemampuan mengelola pembelajaran secara mandiri;
  10. Kemampuan memberi keteladanan sikap dan perilaku berdasarkan etika profesi keguruan.

 

Keterampilan khusus sebagai kemampuan kerja khusus yang wajib dimiliki oleh setiap lulusan sesuai dengan bidang keilmuan program studi. Berikut keterampilan khusus yang dimiliki lulusan program studi pendidikan sosiologi:

  1. Melakukan analisis sosial dasar (sistem sosial, struktur dan proses sosial, pranata sosial) pada masyarakat Indonesia terkini;
  2. Melakukan analisis sosial dalam tema-tema sosiologi seperti pendidikan, politik, ekonomi, gender, kota-desa, konflik;
  3. Merancang dan melakukan penelitian sosial dengan metode kuantitatif (survei, analisis statistik deskriptif dan inferensial) dan kualitatif (deskriptif, grounded theory, wacana, fenomenologi);
  4. Menulis karya ilmiah bidang sosial dan pendidikan serta mempublikasikan dalam forum akademik dan umum;
  5. Melakukan analisis kurikulum dan kajian buku teks sosiologi untuk sekolah menengah tingkat atas;
  6. Merencanakan dan melaksanakan pembelajaran sosiologi di SMA meliputi perangkat, media, strategi pembelajaran;
  7. Mengevaluasi capaian hasil belajar siswa sekolah menengah tingkat atas untuk pelajaran sosiologi;
  8. Mengembangkan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sosiologi di sekolah menengah tingkat atas.

 


KKNI

Learning Outcome (LO) Capaian Pembelajaran

LO

Mampu mengaplikasikan bidang keahliannya (pendidikan sosiologi) dan memanfaatkan IPTEKS pada bidangnya (pendidikan sosiologi) dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi. (KKNI Level 6 Paragraf 1)

Mampu merencanakan, menerapkan strategi pembelajaran secara inovatif dalam pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik dan lingkungan belajar dan melakukan evaluasi proses pembelajaran

Pengetahuan

Mampu mengaplikasikan konsep sosiologi dalam analisis dan penyelesaian permasalahan pendidikan dan sosial-kemasyarakatan sesuai dengan situasi yang dihadapi

Keterampilan

Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam, serta mampu memformulasikan penyelesaian masalah prosedural (KKNI Level 6 Paragraf 2)

Mampu menguasai materi bidang pendidikan dan sosiologi secara teoretis-konseptual dan praktis

Pengetahuan

Mampu melakukan kajian tentang pendidikan sosiologi dan sosiologi untuk kepentingan pembelajaran dan pengembangan keilmuan melalui proses penelitian

Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, dan mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan kelompok (KKNI Level 6 Paragraf 3)

Mampu memilah dan mengelola permasalahan pendidikan dan sosial secara kritis, rasional dan logis

Mampu mengkomunikasikan ide dan informasi secara efektif melalui berbagai bentuk strategi dan media kepada peserta didik, masyarakat akademik dan masyarakat umum

Keterampilan

Mampu mengambil keputusan sebagai implementasi solusi permasalahan pendidikan dan sosial

Keterampilan

Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi (KKNI Level 6 Paragraf 4)

Mampu mengembangkan kapasitas keilmuan dan keahlian secara mandiri dengan berperan aktif dalam kegiatan akademik

Mampu menjalankan mandat untuk peningkatan hasil kerja organisasi

Sikap

Deskripsi Umum KKNI

Mampu memberi keteladanan sikap dan perilaku berdasarkan etika dan profesi

Mampu mengimplimentasikan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat sesuai dengan karakter bangsa